Profil

saya Rusdi Minangkabau lahir di Ternate, Maluku Utara. saya diajukan untuk mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) sebagai Caleg DPR-RI 2019-2024, di Daerah Pemilihan Maluku Utara, meliputi: Ternate, Tidore, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kep. Sula, Morotai dan Taliabu.

Pendidikan dasar saya di Ternate & Ambon, TK Islamiyah, dan SDN Salero 2 (Ternate, s/d klas 2), karena tugas orang tua saya melanjutkan di SDN 19 Ambon (lulus 1989), dilanjutkan SMP dan SMA di Ambon (lulus 1994), namun sempat mengenyam pendidikan pada SUPM waiheru Ambon. dan kuliah di Fak. Teknik jurusan Sipil pada Univ. Muslim Indonesia Makassar (lulus 2001).

saya sempat bekerja sebagai kontraktor di Ternate setelah selesai kuliah, kemudian direkrut menjadi konsultan Procurement pada Basic Education Project (BEP), sebuah proyek Bank Dunia di Maluku Utara (tahun 2004-2007). Setelah resign saya kembali menjadi kontraktor, sempat di Kemendagri sampai dipercayakan menjadi staf khusus Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKAMLA RI) tahun (2016-pertengahan 2018).

saat ini saya aktif sebagai staf ahli anggota DPR-RI, Pak Lazarus, dari fraksi PDI Perjuangan yang sekaligus sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, yang membidangi masalah infrastruktur dan perhubungan.

saya bergabung dengan PDI Perjuangan karena nilai-nilai yang sesuai dengan pengalaman saya, baik selama di sekolah maupun selama hidup sendiri: Kebajikan, Keberagaman, Keterbukaan, Meritokrasi.

1. Kebajikan
dengan tidak mengecilkan kebajikan orangtua kandung saya, saya menjalani hidup terpisah dari orang tua dengan hidup di Asrama SUPM maupun kost saat kuliah… saya ditopang tidak hanya oleh kedua orangtua kandung saya, tapi juga ditopang oleh kebajikan banyak orang lain, teman dan saudara.

2. Keberagaman
saya “dilepas” orangtua ke sebuah asrama di Ambon. Kami tinggal 60 orang dalam satu barak, tidak ada batas dan sekat, semua berdiri sama tinggi, duduk sama rendah meskipun berbeda agama dan suku. Semua dikerjakan bersama, dapat sesuatu dibagi bersama. saya percaya ini adalah cara berbangsa dan bernegara yang baik.

3. Keterbukaan
kebajikan, keberagaman, perlu disertai keterbukaan. dengan demikian, bisa terbentuk saling percaya.

4. Meritokrasi
orang yang tepat pada tempat yang tepat. Prestasi dihargai sesuai yang dicapai… Ini sesuatu yang semestinya sangat wajar, tapi mungkin jarang tampak dalam percaturan politik Indonesia.

saya ingin membawa keempat nilai ini ke dalam parlemen. bersama PDI Perjuangan, saya membawa harapan bahwa kehidupan politik Indonesia semakin positif dengan diterapkannya keempat nilai ini.

dibekali dengan disiplin ilmu saya sebagai seorang teknokrat, jika terpilih di DPR-RI pada 2019 nanti, insya Allah saya siap berjuang untuk memberikan infrastruktur yang layak bagi Maluku Utara.

demikian perkenalan saya. diskusi, pertanyaan, maupun saran dapat dikirimkan ke nomor WA 081218559955.

Terimakasih,
Rusdi Minangkabau, ST

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RM Siap Memperjuangkan infrastruktur yang layak bagi Maluku Utara